Amazon Hentikan Klausul NDA dengan Pemerintah Daerah dan Komitmenkan $1 Miliar untuk Redam Penolakan Pusat Data AI

AWS resmi menyetop penggunaan klausul kerahasiaan (NDA) dengan instansi pemerintah lokal serta menyiapkan dana $1 miliar guna meredam penolakan publik terhadap pembangunan pusat data AI.

> date: 2026-10-05 | > source: TechCrunch, Ars Technica & Bloomberg | > 2m read
#amazon #aws #data-center #ai-infrastructure #cloud
Amazon Hentikan Klausul NDA dengan Pemerintah Daerah dan Komitmenkan $1 Miliar untuk Redam Penolakan Pusat Data AI

CEO Amazon Web Services (AWS) Matt Garman mengumumkan bahwa perusahaan telah secara resmi menghentikan penggunaan perjanjian kerahasiaan atau nondisclosure agreements (NDA) dalam seluruh negosiasi perizinan pusat data (data center) dengan instansi pemerintah daerah di Amerika Serikat. Pengumuman ini disampaikan melalui esai komprehensif sepanjang 3.100 kata yang merinci perubahan pendekatan perusahaan di tengah meningkatnya gelombang resistensi masyarakat lokal terhadap ekspansi fasilitas komputasi kecerdasan buatan (AI infrastructure). Bersamaan dengan penghentian klausul tertutup tersebut, Amazon meluncurkan inisiatif investasi komunitas bernama Built Together dengan komitmen dana melampaui $1 miliar selama lima tahun ke depan.

Praktik penggunaan NDA oleh raksasa teknologi sebelumnya menuai kecaman keras dari kelompok advokasi lingkungan dan warga lokal. Aktivis lingkungan Erin Brockovich menyoroti pola berulang di mana proyek pusat data skala gigawatt disetujui secara diam-diam oleh pejabat daerah yang terikat NDA sebelum warga sekitar sempat mengetahui rencana konstruksi atau dampaknya terhadap ketersediaan air dan jaringan listrik. Akibat minimnya transparansi tersebut, negara bagian New York baru-baru ini memberlakukan moratorium perizinan pusat data besar selama satu tahun, sementara lebih dari 100 wilayah administrasi di AS kini tengah mempertimbangkan moratorium serupa. Garman memperingatkan bahwa hambatan regulasi massal ini berisiko memperlambat daya saing teknologi AS dalam jangka panjang.

Dalam pembelaannya, Garman berusaha mematahkan empat kekhawatiran utama publik mengenai konsumsi air, lonjakan tarif listrik, emisi polusi, dan minimnya kontribusi lokal. Merujuk pada laporan internal Amazon, konsumsi air langsung fasilitas AWS diklaim hanya mencakup 0,5% dari total konsumsi air industri di AS—jauh lebih rendah dibanding industri pertanian almond maupun lapangan golf. Terkait emisi karbon dari generator cadangan diesel yang sempat disorot di Texas, Amazon menyatakan mesin tersebut berada dalam kondisi nonaktif (idle) 99,9% sepanjang tahun dan hanya dijalankan sekitar 10 jam untuk uji pemeliharaan berkala.

Kendati demikian, inisiatif dana $1 miliar dan penghentian NDA belum sepenuhnya meredakan skeptisisme komunitas pengawas independen. Laporan pengawas jaringan listrik AS mencatat bahwa lonjakan konsumsi komputasi AI menjadi salah satu faktor pemicu kenaikan harga kapasitas hingga 76% secara year-over-year pada jaringan transmisi listrik terbesar di AS (PJM Interconnection). Selain itu, klaim efisiensi air dinilai mengabaikan penggunaan air tak langsung dalam proses pembangkitan listrik dan manufaktur semikonduktor. Fenomena ini memperkuat pandangan bahwa penolakan terhadap fasilitas fisik AI pada dasarnya berakar pada krisis kepercayaan publik terhadap akuntabilitas korporasi teknologi.