Dokumen prospektus penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) Anthropic mengungkap kesepakatan pembiayaan masif dengan produsen semikonduktor Broadcom berupa fasilitas pinjaman hingga 125,2 miliar, khususnya untuk menyewa kapasitas cip Tensor Processing Unit (TPU) dan custom accelerator (XPU) yang dirancang Google dan diproduksi bersama Broadcom.
Struktur pendanaan ini menempatkan Broadcom dalam peran ganda yang belum pernah terjadi sebelumnya di industri semikonduktor, yakni bertindak simultan sebagai pemasok perangkat keras sekaligus kreditor utama bagi konsumen terbesarnya. Dalam prospektusnya, Anthropic sendiri mengakui posisi unik Broadcom memicu potensi konflik kepentingan (conflict of interest), terutama terkait penentuan harga komponen, ketersediaan alokasi cip, serta hak konversi utang menjadi kepemilikan saham ekuitas pasca-IPO. Managing Partner Rothschild & Co, Robert Leitao, mencatat bahwa kesepakatan ini mencerminkan konsentrasi risiko tinggi di mana kelangsungan pembiayaan berskala raksasa kini bertumpu pada kemampuan dua korporasi dalam mencetak arus kas operasional riil.
Skema ini menjadi salah satu perwujudan paling ekstrem dari fenomena circular financing yang belakangan disorot Bank for International Settlements (BIS). Dalam laporan terbarunya, BIS memperingatkan bahwa belanja modal (capex) kecerdasan buatan mulai melampaui kemampuan akumulasi kas internal perusahaan teknologi, sehingga mendorong ekosistem masuk ke ketergantungan utang dan kredit privat. Melalui siklus tertutup ini, modal yang dipinjamkan Broadcom akan segera kembali masuk sebagai pendapatan penjualan produk cipnya sendiri, sementara risiko kredit dan depresiasi perangkat komputasi tetap membayangi neraca keuangan dalam jangka panjang.
Langkah agresif Broadcom juga dipicu oleh persaingan ketat dengan Nvidia, yang sebelumnya telah lebih dulu memanfaatkan neraca keuangannya untuk menyuntik modal dan menjamin pembelian kapasitas di penyedia cloud komputasi seperti CoreWeave demi mengunci pangsa pasar GPU. CEO Broadcom Hock Tan sebelumnya memproyeksikan pendapatan semikonduktor AI perusahaannya dapat menembus 230 miliar pada 2028, dengan Anthropic diproyeksikan resmi menjadi konsumen komputasi terbesarnya. Di bursa saham, saham Broadcom (NASDAQ: AVGO) sempat terkoreksi 2,15% seiring kehati-hatian investor Wall Street terhadap kualitas penjaminan kredit serta potensi paparan risiko likuiditas jika ekspansi komersialisasi model AI frontier melambat.