DeepSeek dan Huawei Rilis TileLang: Software Stack Open-Source untuk Akselerator AI Ascend Penantang Nvidia CUDA

DeepSeek dan Huawei merilis TileLang serta lima modul open-source untuk akselerator AI Ascend, menghadirkan alternatif pemrograman non-CUDA guna mempermudah migrasi dari GPU Nvidia.

> date: 2026-10-01 | > source: Bloomberg, Quartz & Startup Fortune | > 2m read
#deepseek #huawei #ascend #ai-chips #tilelang
DeepSeek dan Huawei Rilis TileLang: Software Stack Open-Source untuk Akselerator AI Ascend Penantang Nvidia CUDA

Laboratorium kecerdasan buatan DeepSeek bersama raksasa teknologi Huawei resmi merilis rangkaian perangkat lunak pemrograman open-source untuk lini akselerator AI Huawei Ascend. Langkah strategis yang dilaporkan pertama kali oleh Bloomberg dan Quartz ini ditujukan langsung untuk mematahkan dominasi ekosistem software proprietary Nvidia, khususnya CUDA (Compute Unified Device Architecture), yang selama lebih dari satu dekade menjadi benteng pertahanan utama produsen chip asal AS tersebut.

Inovasi utama dalam rilis ini berpusat pada TileLang, sebuah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang dirancang untuk menghasilkan kode native, penjadwalan otomatis (automatic scheduling), serta sinkronisasi komputasi pada chip Ascend 950 dan 910C tanpa memerlukan lapisan CUDA. Bersamaan dengan TileLang, DeepSeek merilis lima pustaka komputasi pendukung: DeepGEMM untuk operasi perkalian matriks, DeepEP untuk komunikasi antar-chip (chip-to-chip communication) skala besar, TileKernels untuk komputasi vektor standar, FlashMLA guna menangani atensi dokumen berkonteks panjang, dan DeepSelect untuk pemfilteran data berkecepatan tinggi.

Untuk memangkas hambatan teknis transisi pengembang, DeepSeek juga memperbarui pustaka PyTorch miliknya agar mampu mengonversi kode berbasis CUDA langsung ke arsitektur CUNN milik Huawei secara otomatis. Pengujian performa yang sebelumnya diulas Tom's Hardware mencatat bahwa chip Ascend 910C mampu menghasilkan hingga 60% performa inferensi Nvidia H100, dan optimasi kernel terbaru ini kian mempersempit kesenjangan tersebut. Selain itu, kedua perusahaan memperkenalkan desain supernode yang mengintegrasikan 128 prosesor Ascend 950 dalam satu klaster dengan fokus optimasi pertukaran data antar-akselerator.

Ketersediaan software stack ini diprediksi mempercepat laju kemandirian industri semikonduktor Tiongkok di tengah pengetatan kontrol ekspor teknologi oleh Washington. Sejumlah raksasa teknologi seperti ByteDance, Tencent, dan Alibaba dilaporkan mulai mengamankan alokasi chip Ascend 950 setelah DeepSeek membuktikan model frontier V4 berukuran 1,6 triliun parameter miliknya mampu beroperasi optimal di atas silikon domestik tanpa ketergantungan pada GPU Nvidia.