Anthropic resmi menyepakati komitmen belanja komputasi cloud senilai 1,8 miliar yang diteken pada Mei lalu. Kontrak ini sekaligus tercatat sebagai kesepakatan terbesar sepanjang sejarah berdirinya Akamai.
Langkah ekspansi Anthropic ini menyoroti pergeseran kebutuhan perangkat keras di industri kecerdasan buatan, khususnya lonjakan permintaan prosesor serbaguna atau CPU. Berbeda dengan beban pelatihan model (training) yang sangat mengandalkan akselerator GPU canggih, alur kerja agen AI otonom membutuhkan kapasitas CPU dalam jumlah besar untuk menjalankan eksekusi kode, perambanan web (web browsing), integrasi alat eksternal, dan manipulasi data secara dinamis.
Guna memenuhi pesanan kapasitas komputasi raksasa dari pengembang model Claude tersebut, Akamai memproyeksikan belanja modal (capex) hingga 1,7 miliar pada tahun berjalan untuk pengadaan komponen vital seperti modul memori. Akamai memproyeksikan pendapatan awal dari kerja sama ini akan mulai mengalir pada paruh kedua 2027 sebesar 300 juta, sebelum mencapai run rate tahunan sekitar $1,7 miliar pada akhir 2028.
Sebagai bagian dari struktur kontrak kerja sama ini, Akamai juga menerbitkan waran saham preferen non-voting yang dapat dikonversi menjadi 7,7 juta lembar saham biasa (setara ~5% kepemilikan) kepada Anthropic dengan harga pelaksanaan 20 miliar. Menyusul pengumuman kesepakatan jangka panjang ini, saham Akamai langsung melonjak hingga 17% pada perdagangan after-hours di bursa Wall Street.