Google DeepMind bersiap mempercepat peluncuran model kecerdasan buatan generasi terbarunya, Gemini 4. Dalam penampilan media perdananya di ajang AI Agenda Live Summit yang diselenggarakan The Information, Kepala Google DeepMind Koray Kavukcuoglu mengonfirmasi bahwa Gemini 4 telah resmi memasuki fase awal post-training—tahapan kritis di mana bobot model dasar disempurnakan perilakunya, diaudit keselamatannya, dan dilengkapi dengan guardrails ketat sebelum dirilis ke publik.
Langkah percepatan ini menandai perubahan strategi Google setelah sempat tertinggal dalam siklus rilis model frontier. Usai merilis Gemini 3 Pro pada akhir 2025 dan Gemini 3.1 Pro pada Februari 2026, Google memutuskan untuk menunda Gemini 3.5 Pro guna memusatkan tenaga pada model Flash yang lebih ringan dan cepat, seperti Gemini 3.8 Flash. Kavukcuoglu menuturkan bahwa timnya sangat terpacu dengan hasil awal pengujian Gemini 4, sehingga Google berambisi merilis output post-training awal "jauh lebih cepat" dari target akhir tahun 2026 untuk mengimbangi tekanan dari model penalaran mutakhir OpenAI dan Claude milik Anthropic.
Saat ini, Gemini 4 telah diuji coba secara intensif di lingkungan internal Google, termasuk menjadi mesin penggerak utama pada coding agent otonom Google Antigravity. Peningkatan arsitektur pada Gemini 4 dirancang agar terintegrasi lebih erat dengan ekosistem chip TPU kustom Google, sekaligus memberikan efisiensi inferensi yang lebih stabil saat menangani pemanggilan fungsi (function calling), penalaran adaptif panjang, dan orkestrasi workflow yang kompleks di level korporasi.
Menariknya, restrukturisasi kepemimpinan di DeepMind pasca mundurnya Demis Hassabis ke posisi chairman Alphabet turut membawa perubahan filosofis yang nyata. Kavukcuoglu menekankan bahwa DeepMind kini tidak lagi berfokus pada debat teoritis apakah AGI telah tercapai atau belum. Fokus utama DeepMind kini sepenuhnya bergeser pada pembangunan agen AI yang terbukti cerdas, stabil, dan dapat dipercaya dalam dunia nyata (intelligent agents that we can trust), mempertegas transisi DeepMind dari sekadar laboratorium riset murni menjadi pabrik solusi AI terdepan bagi produk global Google.