Anthropic resmi mengumumkan peluncuran Claude Opus 5.5, model unggulan terbaru dari keluarga Claude 5.5. Peluncuran ini menandai pergeseran fokus industri AI dari sekadar perlombaan skor benchmark menuju efisiensi biaya inferensi per token, terutama untuk ekosistem yang menjalankan agen otonom jangka panjang.
Model ini mematok biaya inferensi sebesar 20 per 1 juta output token—turun sekitar 20% dibandingkan generasi Opus sebelumnya. Di saat bersamaan, kapasitas context window tetap dipertahankan hingga 1 juta token secara native, didukung fitur adaptive reasoning terintegrasi yang mampu mengalokasikan beban komputasi pemikiran secara dinamis sesuai tingkat kerumitan instruksi.
Untuk membuktikan aspek keselamatan dan keandalan sistem otonom, Anthropic menggandeng lembaga audit eksternal seperti METR (Model Evaluation and Threat Research) dan Frontier Design. Hasil pengujian menunjukkan penurunan tingkat keberhasilan eksploitasi prompt atau jailbreaking terhadap guardrail keamanan model.
Penurunan harga pada tier frontier ini diproyeksikan akan memperketat persaingan dengan OpenAI dan Google, sekaligus memperluas adopsi agen AI untuk rekayasa perangkat lunak berskala korporat yang sebelumnya terbentur batas anggaran komputasi.